Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2025

Putu Wijaya

I Gusti Ngurah Putu Wijaya atau biasa dikenal Putu Wijaya adalah seorang sastrawan yang dikenal serba bisa Sehingga masyarakat Indonesia memberi julukan kepada tokoh tersebut sebagai “dramawan” ataupun “sastrawan” serba bisa. Putu Wijaya lahir di Puri Anom, Saren Kangin, Tabanan, Bali 11 April 1944. Ia adalah seorang penulis drama, cerpen, esai, novel, skenario film dan sinetron, tokoh teater, dan pelukis. Cukup Banyak peran tokoh tersebut di dunia sastra, sehingga Ia sudah menerbitkan banyak karya. Beberapa karyanya antara lain, Goro-Goro (2002), Bila malam bertambah malam (1971), Nyali:novel (1983), Merdeka (1994), Uap (1999), Gerr (1986), Protes (1994), Dag-dig-dug: Sandiwara tiga babak (1986), Telegram (2011). Putu Wijaya lahir dari keluarga bangsawan Bali, ayahnya bernama I Gusti Ngurah Raka dan ibunya bernama Mekel Ermawati. Ia merupakan anak bungsu dari lima bersaudara seayah dan tiga bersaudara seibu. Terlahir dari keluarga bangsawan, masa kecilnya penuh aturan dan didikan ke...